Hutan Gunung Honje Sebagai Penyedia Jasa Lingkungan Air Bagi Masyarakat Sekitar Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon
Air adalah sumber daya yang sangat diperlukan bagi kehidupan manusia, baik untuk keperluan air minum, penyediaan pangan, maupun untuk mengelola usaha-usaha pertanian. Kebutuhan sumber air meningkat, sementara ketersediaannya dirasakan semakin terbatas. Demikian gambaran kondisi hubungan kehidupan manusia dan sumber daya air di wilayah sekitar kawasan Gunung Honje, Taman Nasional Ujung Kulon. “Bak gayung bersambut”, kondisi kebutuhan dan ketersediaan air bersih dipenuhi, melalui penyediaan fasilitas air bersih bagi masyarakat, hasil kerjasama antara PT Cibaliung Sumber Daya dan Balai Taman Nasional Ujung Kulon.
Kemudahan tersedia air baru terbatas bagi masyarakat Desa Padasuka dan Desa Mangkualam, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang. Dengan berfungsinya fasilitas air bersih pada masyarakat di kedua desa tersebut, Bupati Pandeglang berkenan meresmikan fasilitas tersebut pada hari Selasa 22 Maret 2010 dan mendukung pengelolaannya lebih lanjut oleh masyarakat guna menghasilkan keterpaduan bagi pembangunan wilayah yang selaras dalam fungsi sosial, lingkungan hidup dan ekonomi. Kegiatan ini sekaligus juga sebagai peringatan hari Air sedunia yang diperingati pada tanggal yang sama setiap tahun.
Terbangunnya fasilitasi air bersih merupakan komitmen bersama, yang mendapat dukungan kegotong royongan masyarakat kedua desa tersebut serta Kecamatan Cimanggu. Oleh karena itu, selanjutnya komitmen dan tindakan bersama itu tetap sangat diperlukan seterusnya guna hasil pembangunan fasilitas ini meningkat manfaatnya serta lestari hutannya sebagai penyedia sumber airnya.
Fasilitas air bersih itu bersumber dari Sungai Citeluk yang mengalir di Desa Padasuka dan Desa Mangkualam dan berhulu di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon. Hulu sungai yang dikenal dengan nama Curug Cimugas, sebagai sumber airnya, memiliki ketersediaan air sepanjang tahun dan debit air yang cukup sehingga dapat dimanfaatkan secara terus menerus. Debit air terendah Sungai Citeluk terjadi pada bulan Oktober yaitu sebesar 0.31 m3/detik dan debit air tertinggi terjadi pada bulan Februari sebesar 1.84 m3/detik. Sebagai catatan, bahwa untuk kawasan Gunung Honje saja, terdapat kurang lebih 20 buah sumber mata air dan 16 buah sungai besar dengan rata-rata debit air mencapai 0,0135 m3/detik, yang mengalir ke wilayah-wilayah pemukiman masyarakat desa Kecamatan Cimanggu dan Kecamatan Sumur, dan wilayah-wilayah desa/kecamatan lain di dekatnya.
Kegiatan pembangunan fasilitas air bersih meliputi penangkapan air di sumber air Curug Pamugas, pembangunan instalasi penjernihan, pipa distribusi, tangki penampungan air dan bangunan MCK di 7 lokasi yang tersebar di 4 kampung di kedua desa tersebut. Fasilitas air bersih yang dibangun ini diharapkan dapat menjangkau sekitar 1.000 jiwa penduduk. Dengan terbangunnya fasilitas air itu adalah salah satu sumbangsih dari jas pasokan air terpeliharanya dari hutan Gunung Honje. Terpeliharannya hutan taman nasional Ujung Kulon juga merupakan hasil partisipasi aktif masyarakat dalam perlindungan hutan.















