Pulau Handeleum

Pulau Handeuleum terletak di antara gugusan pulau-pulau kecil yang berada di ujung timur laut pantai Semenanjung Ujung Kulon. Luas Pulau Handeuleum ± 220 Ha. Di Pulau ini terdapat satwa rusa (Rusa timorensis), dan ular phyton. Pulau ini dikelilingi oleh hutan mangrove. See more details

Semenanjung Ujung Kulon

Wilayah Semenanjung Ujung Kulon merupakan habitat Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus), sehingga dalam pengelolaan wisata alam untuk lokasi ini sangat terbatas sekali. Hal ini dikarenakan agar tidak mengganggu habitat Badak Jawa. Luas wilayah Semenanjung Ujung Kulon ini  ± 38.000 Ha. Kegiatan wisata See more details

Pulau Panaitan

Pulau Panaitan adalah sebuah pulau yang terletak paling barat di Ujung Semenanjung Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon yang dipisahkan oleh sebuah selat sempit. Pulau Panaitan merupakan pulau yang tidak kalah menariknya dengan Pulau Peucang. Pulau dengan luas ± 17.000 Ha ini memiliki berbagai potens See more details

Gunung Honje

Gunung honje merupakan salah satu wilayah Taman Nasional Ujung Kulon. Luas wilayah Gunung Honje ± 19.500 Ha dan disekitarnya dikelilingi oleh 19 (sembilan belas) desa penyangga baik yang berbatasan langsung maupun tidak langsung. Salah satu desa yang menjadi pintu gerbang masuk ke Taman Nasional U See more details

Pulau Peucang

Pulau Peucang merupakan lokasi yang paling ramai dikunjungi oleh para pengunjung baik dalam maupun luar negeri. Pulau dengan luas kawasan ± 450 ha ini dilengkapi dengan sarana dan prasarana serta berbagai obyek wisata alam yang dapat dikunjungi oleh wisatawan. Fasilitas yang ada di Pulau Peucang an See more details
Selamat Datang Di Situs Resmi Taman Nasional Ujung Kulon
::   Home Berita Peningkatan Bina Cinta Alam Bagi Para Siswa

Peningkatan Bina Cinta Alam Bagi Para Siswa

Thursday, 16 September 2010 11:06 Admin TNUK
Print PDF

 

Dalam rangka penyebarluasan informasi, penyuluhan dan penyadartahuan tentang arti pentingnya kawasan konservasi bagi kelangsungan hidup di sekitar kawasan Taman Nasional Ujung Kulon, baik masyarakat secara umun maupun generasi muda khususnya pada tanggal 19 – 23 Juli 2010 dan 2 – 6 Agustus 2010 Balai TN. Ujung Kulon melakukan kegiatan Peningkatan Bina Cinta Alam bagi para siswa ke Sekolah – sekolah di sekitar kawasan, kegiatan ini berupa  penyuluhan bagi para siswa tentang pelestarian alam dan mencintai kawasan Taman Nasional Ujung Kulon sebagai kawasan konservasi.

Tema yang diambil dalam kegiatan ini adalah “Penyelamatan Hutan, Tanah dan Air” artinya diharapkan setiap orang masyarakat di sekitar kawasan dapat turut untuk menjaga kelestarian kawasan Taman Nasional Ujung Kulon sehingga diharapkan tingkat interaksi negative masyarakat terhadap kawasan dapat berkurang terutama dalam pemanfaatan hasil hutan kayu.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan rasa kesadaran dan kepedulian masyarakat terutama para pelajar tingkat SD s.d SLTA dan menanamkan jiwa kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Tujuan yang ingin dicapai adalah :

  1. Meningkatkan pemahaman nilai-nilai pelestarian sumber daya alam, budaya dan spiritual yang dikandung dalam Taman Nasional Ujung Kulon.
  2. Meningkatkan kesadaran dan pengetahuan generasi muda tentang kawasan konservasi dan berperan aktif dalam kegiatan pelestarian alam.
  3. Menanamkan rasa cinta dan memiliki terhadap kawasan Taman Nasional Ujung Kulon.
  4. Membekali generasi muda tanggung jawab moral terhadap lingkungan sebagai pewaris masa datang.

Peserta kegiatan Peningkatan Bina Cinta bagi para pelajar adalah : Siswa – siswi Sekolah tingkat Sekolah Dasar, Siswa – siswi Sekolah Menengah Pertama dan Siswa – siswi Sekolah Lanjutan Tingkat Atas.

Kegiatan peningkatan Bina Cinta Alam bagi para pelajar Taman Nasional Ujung Kulon Tahun 2010 diharapkan dapat dijadikan momentum untuk dapat lebih meningkatkan kesadaran dan semangat cinta lingkungan terhadap kawasan Taman Nasional Ujung Kulon. Kelestarian Taman Nasional Ujung Kulon bukan semata – mata menjadi tanggung jawab pihak Balai Taman Nasional Ujung Kulon sendiri, tetapi menjadi tanggung jawab bersama dari pemerintah daerah dan masyarakatnya itu sendiri khususnya masyarakat yang berada di sekitar kawasan.

Mari kita mulai dari diri kita sendiri untuk dapat lebih menghormati dan mencintai alam.

 

Dalam rangka penyebarluasan informasi, penyuluhan dan penyadartahuan tentang arti pentingnya kawasan konservasi bagi kelangsungan hidup di sekitar kawasan Taman Nasional Ujung Kulon, baik masyarakat secara umun maupun generasi muda khususnya pada tanggal 19 – 23 Juli 2010 dan 2 – 6 Agustus 2010 Balai TN. Ujung Kulon melakukan kegiatan Peningkatan Bina Cinta Alam bagi para siswa ke Sekolah – sekolah di sekitar kawasan, kegiatan ini berupa  penyuluhan bagi para siswa tentang pelestarian alam dan mencintai kawasan Taman Nasional Ujung Kulon sebagai kawasan konservasi. Tema yang diambil dalam kegiatan ini adalah “Penyelamatan Hutan, Tanah dan Air” artinya diharapkan setiap orang masyarakat di sekitar kawasan dapat turut untuk menjaga kelestarian kawasan Taman Nasional Ujung Kulon sehingga diharapkan tingkat interaksi negative masyarakat terhadap kawasan dapat berkurang terutama dalam pemanfaatan hasil hutan kayu.
Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan rasa kesadaran dan kepedulian masyarakat terutama para pelajar tingkat SD s.d SLTA dan menanamkan jiwa kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Tujuan yang ingin dicapai adalah :
Meningkatkan pemahaman nilai-nilai pelestarian sumber daya alam, budaya dan spiritual yang dikandung dalam Taman Nasional Ujung Kulon.
Meningkatkan kesadaran dan pengetahuan generasi muda tentang kawasan konservasi dan berperan aktif dalam kegiatan pelestarian alam.
Menanamkan rasa cinta dan memiliki terhadap kawasan Taman Nasional Ujung Kulon.
Membekali generasi muda tanggung jawab moral terhadap lingkungan sebagai pewaris masa datang.
Peserta kegiatan Peningkatan Bina Cinta bagi para pelajar adalah : Siswa – siswi Sekolah tingkat Sekolah Dasar, Siswa – siswi Sekolah Menengah Pertama dan Siswa – siswi Sekolah Lanjutan Tingkat Atas.
Kegiatan peningkatan Bina Cinta Alam bagi para pelajar Taman Nasional Ujung Kulon Tahun 2010 diharapkan dapat dijadikan momentum untuk dapat lebih meningkatkan kesadaran dan semangat cinta lingkungan terhadap kawasan Taman Nasional Ujung Kulon. Kelestarian Taman Nasional Ujung Kulon bukan semata – mata menjadi tanggung jawab pihak Balai Taman Nasional Ujung Kulon sendiri, tetapi menjadi tanggung jawab bersama dari pemerintah daerah dan masyarakatnya itu sendiri khususnya masyarakat yang berada di sekitar kawasan.
Mari kita mulai dari diri kita sendiri untuk dapat lebih menghormati dan mencintai alam
the world heritage
Yahoo! Messenger

tn_ujungkulon

pengiriman_gagal

contact tnuk



Kategori

We have 7 guests online

Pengunjung

428003
Hari IniHari Ini307
KemarinKemarin434
Minggu IniMinggu Ini2705
Bulan IniBulan Ini9721
SemuaSemua428003