Pulau Panaitan

Pulau Panaitan adalah sebuah pulau yang terletak paling barat di Ujung Semenanjung Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon yang dipisahkan oleh sebuah selat sempit. Pulau Panaitan merupakan pulau yang tidak kalah menariknya dengan Pulau Peucang. Pulau dengan luas ± 17.000 Ha ini memiliki berbagai potens See more details

Gunung Honje

Gunung honje merupakan salah satu wilayah Taman Nasional Ujung Kulon. Luas wilayah Gunung Honje ± 19.500 Ha dan disekitarnya dikelilingi oleh 19 (sembilan belas) desa penyangga baik yang berbatasan langsung maupun tidak langsung. Salah satu desa yang menjadi pintu gerbang masuk ke Taman Nasional U See more details

Pulau Handeleum

Pulau Handeuleum terletak di antara gugusan pulau-pulau kecil yang berada di ujung timur laut pantai Semenanjung Ujung Kulon. Luas Pulau Handeuleum ± 220 Ha. Di Pulau ini terdapat satwa rusa (Rusa timorensis), dan ular phyton. Pulau ini dikelilingi oleh hutan mangrove. See more details

Pulau Peucang

Pulau Peucang merupakan lokasi yang paling ramai dikunjungi oleh para pengunjung baik dalam maupun luar negeri. Pulau dengan luas kawasan ± 450 ha ini dilengkapi dengan sarana dan prasarana serta berbagai obyek wisata alam yang dapat dikunjungi oleh wisatawan. Fasilitas yang ada di Pulau Peucang an See more details

Semenanjung Ujung Kulon

Wilayah Semenanjung Ujung Kulon merupakan habitat Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus), sehingga dalam pengelolaan wisata alam untuk lokasi ini sangat terbatas sekali. Hal ini dikarenakan agar tidak mengganggu habitat Badak Jawa. Luas wilayah Semenanjung Ujung Kulon ini  ± 38.000 Ha. Kegiatan wisata See more details
Selamat Datang Di Website Resmi Taman Nasional Ujung Kulon
::   Home Berita Penangkaran Rusa

Penangkaran Rusa

Tuesday, 18 January 2011 10:18 Admin TNUK
Print PDF

PENANGKARAN RUSA SEBUAH UPAYA PEMANFAATAN LESTARI

Pairah, S.Si, MP


Rusa timor (Russa timorensis) merupakan jenis satwa yang dilindungi, namun bisa dimanfaatkan untuk beberapa kepentingan sosial dan ekonomi. Di kawasan TN. Ujung Kulon rusa timor hidup secara alami. Hasil inventarisasi tahun 2008 menunjukkan kisaran populasi untuk P. Peucang 134 ekor dan populasi rusa di P. Panaitan 404 ekor, suatu potensi yang memungkinkan untuk upaya penangkaran.

Rusa timor mempunyai ukuran tubuh yang kecil, tungkai pendek, ekor panjang, dahi cekung, gigi seri relative besar dan bulu berwrna coklat kekuning-kuningan. Rusa jantan memiliki tanduk yang relative besar, ramping, panjang dan bercabang. Cabang yang pertama mengarah ke depan, cabang belakang kedua terletak pada satu garis dengan cabang belakang pertama, cabang belakang kedua lebih panjang cabang depan kedua, cabang belakang kedua kiri dan kanan terlihat sejajar (Schroder, 1976). Rusa timor memiliki ukuran kepala dan panjang badan 130-210 cm, tinggi bahu 80-110 cm, panjang ekor 10-30 cm dan berat badan 50-115 kg. Masa reproduksi mulai umur 2-12 tahun, sedangkan umur maksimum bervariasi dari 12; 14; 20 tahun di P. Peucang, Jawa dan Kep. Karimunjawa.

Banyak manfaat yang diperoleh dari rusa yaitu antara lain :

  1. Daging rusa banyak diminati karena mempunyai serat yang halus, kandungan lemak dan kolesterolnya rendah.
  2. Daging rusa ini bisa diolah menjadi berbagai jenis masakan diantaranya sate, sup, bakso, tongseng dan steak.

Ranggah rusa (velvet) dapat digunakan sebagai bahan obat tradisional. Menurut para ilmuwan, komponen yang terdapat dalam ranggah rusa yaitu monoacetyldiglycerides dapat merangsang produksi sumsum tulang dan sel-sel darah merah. Dalam penelitian hewan, suplemen ranggah rusa membuktikan kemampuannya meningkatkan kekuatan otot jantung, menstabilkan ritme

Melalui upaya penangkaran diharapkan potensi rusa ini dapat dimanfaatkan secara lestari dan dapat menjadi sarana pembelajaran sistem penangkaran satwa liar dan wisata alam bagi masyarakat serta menjadi media untuk merintis kerjasama usaha penangkaran rusa bersama masyarakat setempat, Pemda Pandeglang dan pihak swasta. Selain itu penangkaran rusa Penangkaran rusa ini dapat dijadikan sebagai sarana pendidikan konsevasi dan model percontohan dalam pengelolaan penangkaran rusa di sekitar kawasan Ujung Kulon.

Lokasi penangkaran rusa di Taman Nasional Ujug Kulon adalah di Cibayoni Kecamatan Sumur Kabupaten Pandeglang. Kecamatan Sumur adalah wilayah yang langsung berbatasan dengan kawasan TN. Ujung Kulon dengan kondisi landskap yang sangat memungkinkan dibangun penangkaran rusa, karena topografi yang relatif datar dan merupakan wilayah pantai. Rusa di habitat alaminya menyukai tempat yang datar. Daerah Sumur juga berdekatan dengan Pulau Umang yang merupakan tempat wisata, sehingga diharapkan penangkaran rusa ini bisa dijadikan obyek wisata alam. Prospek lain jika hasil penangkaran rusa berkembang adalah potensi pasar untuk masakan daging rusa dan berbagai kerajinan dari bahan kulit rusa maupun ranggah rusa serta bahan velvet dan bagian-bagian tertentu sebagai bahan obat tradisional. Selain itu penangkaran rusa dapat menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pada tahap awal penangkaran rusa di Cibayoni ini menggunakan sistem kandang (yard). Induk rusa di penangkaran diambil dari Pulau Peucang sejumlah 6 (enam) ekor dengan komposisi 2 ekor jantan dan 4 ekor betina. Kandang dibangun dengan luas 480 m². Pagar dibuat mengelilingi areal penangkaran, dengan bahan yang terdiri dari tiang pagar besi siku, beton, kawat harmonika dan kawat duri. Tinggi tiang pagar 2,5 m dari permukaan tanah, ditanam 50-75 cm dengan pondasi beton dan ujung bagian atas dibengkokkan sepanjang 0,5 m dan diberi kawat duri sebanyak 3-4 baris. Jarak antar tiang pagar 2,0 m. Fasilitas yang sudah dibangun antara lain tempat minum dan tempat berteduh. Direncanakan akan dibangun penangkaran rusa dengan Sistem ranch yaitu sistem penangkaran dimana rusa dilepas dalam areal terbuka yang sekelilingnya dipagari sehingga sangat potensial untuk dijadikan lokasi wisata. Semoga harapan itu menjadi kenyataan...

 

 

Last Updated on Tuesday, 18 January 2011 11:53
the world heritage

Yahoo! Messenger

tn_ujungkulon

 

contact tnuk



Kategori

We have 89 guests online

Pengunjung

808511
Hari IniHari Ini403
KemarinKemarin449
Minggu IniMinggu Ini852
Bulan IniBulan Ini10721
SemuaSemua808511