Fasilitasi Manfaat Konservasi SDAH & E TNUK Bagi Pendidikan
Fasilitasi Manfaat Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem
Taman Nasional Ujung Kulon Bagi Pendidikan
Taman Nasional Ujung Kulon merupakan media yang tepat bagi pendidikan. Keanekaragaman sumberdaya alam hayati dan ekosistemnya mempunyai peranan yang besar bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan.
Pelajar maupun guru-guru pendidik dapat menimba ilmu dan mengembangkan wawasan terutama mengenai hubungan timbal balik antara manusia dengan sumberdaya alam hayati dan ekosistemnya serta unsur-unsur yang terkandung di dalam sumberdaya alam hayati itu sendiri. Dengan bekal pengetahuan tersebut, maka akan muncul kesadaran tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Kesadaran tersebut tentunya akan memberi pengaruh yang sangat positif bagi pengembangan sikap dan tindakan pelajar maupun guru-guru dalam berkontribusi menjaga dan melaksanakan pengelolaan sumberdaya alam hayati dan ekosistemnya secara bijaksana dan berkesinambungan.
Demi membangun kesadaran tersebut pada tanggal 12-14 Desember 2011, Balai TN. Ujung Kulon menyelenggarakan kegiatan “Fasilitasi Manfaat Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem Taman Nasional Ujung Kulon Bagi Pendidikan” khususnya bagi tenaga pendidik di tingkat menengah atas/kejuruan di Kabupaten Pandeglang.
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk pengenalan langsung potensi dan fungsi TN. Ujung Kulon di lapangan; pemahaman konservasi oleh Balai TN. Ujung Kulon; dan apresiasi keindahan alami sumber daya alam hayati TN. Ujung Kulon.

Kegiatan ini dilakukan di Pulau Peucang dan diikuti langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang, Kepala Bidang SMU/SMK Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang, 1 (satu) orang pengawas SMU/SMK Kabupaten Pandeglang, Pengawas , 3 (tiga) orang kepala sekolah, dan 11 (sebelas) orang guru dari SMAN I Pandeglang, SMAN 3 Pandeglang, SMAN 4 Pandeglang, SMAN 16 Pandeglang dan SMKN 3 Pandeglang.
Banyak hal yang dilakukan selama pelaksanaan kegiatan “Fasilitasi Manfaat Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem Taman Nasional Ujung Kulon Bagi Pendidikan” diantaranya adalah pemaparan materi mengenai Program dan Kegiatan Konservasi TN. Ujung Kulon; Inventarisasi Badak Jawa menggunakan Video Trap dengan Metode CMR (Capture mark Recapture); Rencana Pelaksanaan JRSCA (Javan Rhino Study and Conservation Area) di TN. Ujung Kulon; Penegakan Hukum Konservasi Sumberdaya Alam Hayati TN. Ujung Kulon; Potensi Sumber daya Alam Hayati Perairan Laut di TN. Ujung Kulon; dan Prospek pengembangan Wisata Alam di TN. Ujung Kulon. Selain itu dilakukan pula kunjungan langsung ke beberapa lokasi yang strategis sebagai media pembelajaran seperti Karang Copong, Tanjung Layar dan Cidaon.

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini guru-guru sekolah tingkat menengah atas/kejuruan di lingkup Kabupaten Pandeglang dapat lebih memahami peran strategis Taman Nasional Ujung Kulon sebagai kawasan konservasi dan menjadikan kawasan TN. Ujung Kulon sebagai Laboratorium Alam bagi tenaga pendidik maupun pelajar.















