Pulau Panaitan

Pulau Panaitan adalah sebuah pulau yang terletak paling barat di Ujung Semenanjung Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon yang dipisahkan oleh sebuah selat sempit. Pulau Panaitan merupakan pulau yang tidak kalah menariknya dengan Pulau Peucang. Pulau dengan luas ± 17.000 Ha ini memiliki berbagai potens See more details

Semenanjung Ujung Kulon

Wilayah Semenanjung Ujung Kulon merupakan habitat Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus), sehingga dalam pengelolaan wisata alam untuk lokasi ini sangat terbatas sekali. Hal ini dikarenakan agar tidak mengganggu habitat Badak Jawa. Luas wilayah Semenanjung Ujung Kulon ini  ± 38.000 Ha. Kegiatan wisata See more details

Gunung Honje

Gunung honje merupakan salah satu wilayah Taman Nasional Ujung Kulon. Luas wilayah Gunung Honje ± 19.500 Ha dan disekitarnya dikelilingi oleh 19 (sembilan belas) desa penyangga baik yang berbatasan langsung maupun tidak langsung. Salah satu desa yang menjadi pintu gerbang masuk ke Taman Nasional U See more details

Pulau Peucang

Pulau Peucang merupakan lokasi yang paling ramai dikunjungi oleh para pengunjung baik dalam maupun luar negeri. Pulau dengan luas kawasan ± 450 ha ini dilengkapi dengan sarana dan prasarana serta berbagai obyek wisata alam yang dapat dikunjungi oleh wisatawan. Fasilitas yang ada di Pulau Peucang an See more details

Pulau Handeleum

Pulau Handeuleum terletak di antara gugusan pulau-pulau kecil yang berada di ujung timur laut pantai Semenanjung Ujung Kulon. Luas Pulau Handeuleum ± 220 Ha. Di Pulau ini terdapat satwa rusa (Rusa timorensis), dan ular phyton. Pulau ini dikelilingi oleh hutan mangrove. See more details
Selamat Datang Di Situs Resmi Taman Nasional Ujung Kulon
::   Home

Perilaku Pokok Badak Jawa

Friday, 22 November 2013 11:00 Admin TNUK
Print PDF

 

PERILAKU POKOK BADAK JAWA

Oleh :  D a r y a n (PEH TNUK)

Ethorhino adalah pengamatan prilaku dari badak, dimana prilaku merupakan suatu reaksi dan aksi yang  dilakukan oleh setiap mahluk hidup, baik dalam waktu tertentu atau dilakukan secara berulang setiap waktu sebagai suatu proses penyesuaian terhadap kebutuhan individu maupun penyesuaian terhadap lingkungan. Pengamatan  prilaku badak jawa dilakukan dengan pengamatan  secara temuan langsung ataupun melalui hasil rekamam video  serta datayang didapat secara tidak langsung yaitu melaui pengamatan bekas dan tanda-tanda yang ditinggalkan oleh badak.

Berdasakan hal tersebut diatas, ada beberapa prilaku badak yang sempat tercatat dan teramati diantaranya adalah :

1. LOCCOMOTOR


Loccomotor merupakan pergerakan tubuh atau anggota / bagian tubuh  yang menyertai prilaku lain dari badak.  Berberapa yang termasuk loccomotor, diantarannya :


a. Walk foreward.

Pergerakan badak melangkah kedepan

b. Walk backforeward

Pergerakan badak melangkah kebelakang (mundur)

c. Gallop (Slow running)

Pergerakan badak melangkah cepat /setengah lari/lari-lari kecil

d. Head movement

Pergerakan kepala badak baik keatas dan kebawah, kesamping kiri atau kanan maupun pergerakan berputar.

e. Ear movement

Merupakan pergerakan telinga badak kedepan,kebelakang, atau berputar sebagai reaksi terhadap signal suara maupun reaksi terhadap satwa lain yang mengganggu (serangga)

f. Round

Pergerakan memutar tubuh badak, dari  0 s/d 360

g. Standing still

Keadaan badak saat berdiri santai berbeda dengan Standing ground (berdiri waspada)

h. Sitting

Merupakan keadaan badak dimana bagian pantat dan pinggun menempel ke tanah sedang kan bagian lainnya tidak demikian.

i. Resting

Keadaan tubuh badak merbah ketanah dan meminimalkan gerakan anggota tubuh lainnya.(beristirahat). Kondisi / keadaan tidur termasuk dalam oktifitas ini.

j. Bangun

Perubahan posisi dari tubuh badak dari posisi duduk (sitting) atau dari posisi istirahat / tidur  ke posisi berdiri.

k. Menguap

Merupakan pergerakan mulut badak dimana rahang atas dan bawah membuka, hal ini memungkinkan kondisi badak dalam keadan lelah atau ngilu di bagian rahang.


Last Updated on Wednesday, 08 January 2014 13:13 Read more...
 

Seputar Badak Jawa (2)

Tuesday, 12 November 2013 11:27 Admin TNUK
Print PDF

SEPUTAR BADAK JAWA (2)

7 (TUJUH) KEUNIKAN BADAK JAWA

 

  • Badak Jawa jantan memilik cula yang biasa disebut CULA MELATI
Last Updated on Tuesday, 12 November 2013 11:58 Read more...
 

Harta Karun Dibalik Belantara Ujung Kulon

Monday, 11 November 2013 11:04 Admin TNUK
Print PDF

Aneka tanaman obat dari Ujung Kulon dapat menopang ekonomi bangsa. Bukan tak mungkin mengalahkan obat tradisional impor.

Para Pemburu Tangguh

Matahari telah terbenam di ufuk barat. Sinarnya yang merah membenamkan para penghuni bumi untuk sejenak melepaskan lelahnya. Namun para pemburu tanaman obat masih sibuk mengemasi bekal yang akan dibawa ke hutan esok pagi. Segelas kopi dan sebatang rokok menemani kesibukan mereka di senja itu.

Malam mulai menjelang, sebagian dari mereka tetap larut dalam kesibukannya dan sebagian lainnya mulai bersembunyi di balik sarung tidurnya.

Last Updated on Monday, 11 November 2013 11:32 Read more...
 

Seputar Badak Jawa (1)

Monday, 11 November 2013 10:38 Admin TNUK
Print PDF

SEPUTAR BADAK JAWA  (1)

MENGAPA BADAK JAWA PERLU DILESTARIKAN ?

 

Badak Jawa merupakan spesies paling langka diantara lima spesies badak yang ada di dunia. Saat ini keberadaannya menjadi prioritas untuk dilestarikan. Ada beberapa pendekatan yang menjadi alasan mengapa badak jawa tersebut perlu dilestarikan, mulai dari pendekatan religi, filosofis, politik, ekologi, sosial ekonomi dan juga IPTEK.

Read more...
 

Penyusunan Desain Wisata Minat Khusus Berdasarkan Pola Pergerakan Badak Jawa di TN. Ujung Kulon

Thursday, 31 October 2013 14:18 Admin TNUK
Print PDF

MONICA D. RAHMANINGSIH. Penyusunan Desain Wisata Minat Khusus Berdasarkan Pola Pergerakan Badak Jawa di TN. Ujung Kulon. Dibimbing oleh AGUS PRIYONO KARTONO, ARIS MUNANDAR dan SOEHARTINI SEKARTJAKRARINI.

Penelitian ini bertujuan untuk menyusun desain wisata minat khusus berdasarkan pola pergerakan badak jawa (Rhinoceros sondaicus Desm, 1822) di TN. Ujung Kulon. Pengambilan data primer dilakukan di bulan Januari-Mei 2012 di Citadahan, Cibandawoh, Cigenter dan Nyawaan di Semenanjung Ujung Kulon. Pengambilan data primer untuk pola pergerakan dilakukan berdasarkan jalur lintasan; karakter tempat aktivitas berdasarkan plot sampel tunggal, dan pola perilaku dengan identifikasi dan membuat ethogram dari hasil rekaman video trap tahun 2011. Kuisioner dan wawancara digunakan untuk mengetahui aspek supply demand wisata minat khusus. Pengolahan data untuk daerah jelajah menggunakan metode minimum outer convex polygon,

Last Updated on Monday, 11 November 2013 11:19 Read more...
 


Page 3 of 18
the world heritage
Yahoo! Messenger

tn_ujungkulon

pengiriman_gagal

contact tnuk



Kategori

We have 9 guests online

Pengunjung

398627
Hari IniHari Ini98
KemarinKemarin496
Minggu IniMinggu Ini3426
Bulan IniBulan Ini15528
SemuaSemua398627